Sambutan Ketua Umum PDPM Trenggalek

Assalamu’alaikum Wr. WB
Bismillahirrahmaanirrahim

Tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Puji syukur kehadirat Allah kami ucapkan atas rida dan rezeki-Nya, sehingga kami memiliki kesempatan untuk tetap melanjutkan perjuangan Kyai Haji Ahmad Dahlan dalam menegakkan agama Islam melalui Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Trenggalek. Kami meyakini bahwa upaya yang kami lakukan, seringan apa pun tidak akan tergapai, jika tanpa rida dari Sang Maha Kuasa. Alhamdulillah.

Musyawarah daerah PDPM Trenggalek telah dilaksankan beberapa waktu lalu dengan mempedomani tanfidz yang diterbitkan oleh PWPM Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan seluruh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022. Proses ini menjadi penanda telah berakhirnya kepemimpinan yang lama dan digantikan oleh kepemimpinan yang baru.

Kepemimpinan baru juga ditandai dengan diterbitkannya tanfidz khusus pimpinan daerah yang merupakan catatan hasil rapat pimpinan daerah paska pelantikan. Ini digunakan sebagai pedoman bagi seluruh jajaran anggota pimpinan daerah juga kepada pimpinan di bawahnya, yakni pimpinan cabang dan pimpinan ranting. Tanfidz ini disusun berdasarkan kaidah dari Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Pusat dengan memperhatikan keadaan di Kabupaten Trenggalek mulai dari pemetaan masalah dan pemetaan potensi.

Penyusunan visi misi tanfidz ini menggunakan kaidah Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Attainable (dapat dicapai), Realistic (Realistis), Timely (Tepat Waktu) atau biasa disingkat SMART. Tiap-tiap pimpinan memiliki rencana kerja yang berkaitan dengan pimpinan lainnya sehingga setiap program yang dibuat tersinkornisasi dengan program lainnya. Adapun Visi PDPM Trenggalek Periode 2018-2020 adalah “Terbentuknya Kader Muhammadiyah Militan, Kuat Secara Ekonomi dan Bermanfaat Bagi Masyarakat Trenggalek.”

Pemuda Muhammadiyah seyogyanya dapat diharapkan menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah. Inilah alasan utama kenapa Pemuda Muhammadiyah dibentuk, mengingat Muhammadiyah butuh kader penerus untuk melanjutkan cita-citanya. Maka, menjadi Pemuda Muhammadiyah yang secara iklhas aktif menggerakkan roda organisasi adalah pilihan utama bagi kita semua.

Organisasi Pemuda Muhammadiyah bisa dijadikan sebagai kawah candradimuka, guna menggodok kemampuan-kemampuan kita sebagai kader Muhammadiyah, baik secara individu maupun kelompok. Kader harus kreatif dalam mengembangkan dakwah, dan tetap konsisten pada organisasinya meski dalam keadaan apa pun.

Maka sangat dilarang, jika sudah bersumpah menjadi kader Pemuda Muhammadiyah lantas membiarkan organisasi ini tanpa pergerakan. Ingatlah bahwa sumpah bukan sekadar ucapan, melainkan ucapan yang dapat dipertanggungjawabkan. Maka saudaraku, jika kita telah mengucap sumpah, jangan sekali-kali mencoba untuk mengingkari. Karena bisa dianggap sebagai manusia yang tidak dapat memenuhi komitmennya. Kader Muhammadiyah pantang berlaku demikian. Lagi, sumpah kita dilaksanakan di depan umum dan disaksikan oleh masyarakat luas. Jangan sampai organisasi ini diremehkan karena para pengurusnya tidak mampu melaksanakan sumpahnya.

Kita memiliki masalah yang cukup serius dalam pengkaderan, sebaran pemuda Muhammadiyah belum bisa melingkupi seluruh kecamatan yang ada di Trenggalek, dan lagi, kecamatan-kecamatan yang sudah ada pimpinan cabang pemuda Muhamamadiyah sedang mengalami degradasi karena lama tidak disentuh. Ini adalah PR kita bersama. Oleh karena itu, dalam tanfidz ini memuat visi misi yang cukup jelas, yakni di antaranya Membentuk dan merevitalisasi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se Kabupaten Trenggalek. Ini adalah misi yang telah kita sepakai bersama dalam rapat pimpinan daerah. Maka, diakhir kepemimpinan kelak, niatan suci ini harus terwujud, dengan mendirikan PCPM di seluruh kecamatan di Trenggalek.

Selain itu, isu ekonomi adalah hal yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Isu ekonomi sangat penting diperjuangkan, mengingat organisasi tidak akan bergerak jika para anggotanya masih kesulitan memenuhi ekonomi keluarga. Ini bukan pandangan pragmatis melainkan pandangan realistis. Jangan sampai organisasi pemuda Muhammadiyah menjadi perusak hubungan harmonis keluarga. Namun kita juga tidak boleh terjebak dalam perspektif yang melenakan, seperti berorganisasi untuk mencari pekerjaan atau mencari sumber-sumber ekonomi. Ingatlah pesan Kyai Ahmad Dahlan “hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.” Jadi, sebaiknya sewajarnya saja dalam menyikapi.

Improvisasi untuk mencukupi ekonomi bisa dilakukan, semisal membentuk jejaring ekonomi dengan menggalakkan sektor-sektor usaha bisnis. InsyaAlloh dengan bersama-sama, kita bisa melakoni dengan mudah. Oleh karena itu, PDPM Trenggalek memiliki target yang tercantum dalam misi kedua, yakni “Memastikan kader Muhammadiyah mampu menjalankan roda organisasi dengan baik tanpa kendala ekonomi.” Bismillah, semoga dapat terwujud sehingga tidak lagi ada alasan mandeknya pergerakan karena kader-kadernya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan ingatlah ketika ini terwujud, jangan sampai lupa dengan cita-cita berorganisasi dan malah nyaman berada di zona nyaman.

Keberadaan Pemuda Muhammadiyah harusnya tidak eksklusif, semisal hanya tampak penting dan besar dilihat dari dalam organisasi kita sendiri namun dianggap “tiada” dari luar. Mengambil semangat dari subtansi dibentuknya organisasi, harusnya kita dapat memberi manfaat bagi umat. Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Trenggalek haruslah dirasakan kehadirannya oleh masyarakat luas, baik yang Muhammadiyah maupun yang non Muhammadiyah; baik yang Islam maupun yang non-Islam. Maka, sudah pas jika dalam pembentukan tanfidz ini dimuat misi “Melakukan kerja-kerja sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat Trenggalek”. Dengan misi ini semoga ke depan, kehadiran kita dapat dirasakan dan dapat diterima di hati masyarakat Trenggalek.

Semoga kita tercatat sebagai manusia yang dapat dipercaya, menjadi pelopor perjuangan Muhammdiyah dan dapat diandalkan oleh masyarakat. Bukan orang lain yang bisa memajukan Muhammadiyah, tapi Tanfidz PD Pemuda Muhammadiyah Trenggalek kita para kader. Maka, mulai sekarang arahkan telunjuk pada diri masingmasing dan mulailah bekerja. Semoga Allah meridai. Amin.

Wassalamu’alaikum Wr. WB



Trigus Dodik Susilo
Ketua PDPM Trenggalek

Tanfidz PDPM Trenggalek Periode 2019-2022, bisa unduh Disini.